SEMARANG, PKS KABUPATEN SEMARANG – Prestasi membanggakan diraih Laila Nur Khoiriyah pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Santriwati Pesantren Tahfizul Qur’an Al-Birru (Putri), Kelipan, Gagaksipat, Ngemplak, Boyolali, itu berhasil meraih juara tiga kategori Fahmil Qur’an bersama Tim Jawa Tengah.
Keberhasilan Laila menjadi bagian dari capaian Kafilah Jawa Tengah yang berhasil menempati posisi runner-up atau juara dua nasional pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang digelar di Jawa Tengah.
Laila merupakan putri dari Istini, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Desa Kunci Putih, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Semarang, sekaligus menunjukkan kontribusi generasi muda daerah dalam kompetisi keagamaan tingkat nasional.
Dalam perjalanan menuju ajang nasional, Laila menjalani pembinaan melalui lingkungan pesantren. Pendidikan Al-Qur’an yang diterimanya menjadi bagian dari proses persiapan sebelum bergabung dengan kafilah Jawa Tengah.
Capaian Jawa Tengah pada MTQ Nasional XXXI menjadi peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kafilah Jawa Tengah berhasil memperbaiki posisi setelah sebelumnya berada di peringkat ke-16 nasional.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Semarang Muhammad Nurkholis mengapresiasi prestasi yang diraih Kafilah Jawa Tengah, termasuk kontribusi Laila Nur Khoiriyah dalam Tim Fahmil Qur’an.
Menurut Muhammad Nurkholis, keberhasilan tersebut menjadi pengingat pentingnya pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan dan penguatan karakter.
“Prestasi yang diraih Kafilah Jawa Tengah menjadi kebanggaan bersama. Hal terpenting setelah ajang MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus diterapkan dalam kehidupan masyarakat,” ujar Muhammad Nurkholis.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Semarang, untuk terus mengembangkan kemampuan dan memperdalam pendidikan Al-Qur’an.
MTQ Nasional XXXI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bertemunya para peserta dari berbagai daerah untuk menunjukkan hasil pembinaan di bidang keagamaan. Prestasi Laila menjadi salah satu catatan positif dari keberhasilan Jawa Tengah dalam ajang tersebut.