Jumlah Pasien DBD Mulai Melonjak di RSUD Ungaran

UNGARAN – Pasien demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat di RSUD Ungaran beberapa hari ini jumlahnya melonjak. Penderita didominasi balita dan anak-anak.

Dari data diketahui, Desember 2015 ada 45 kasus DBD yang ditangani, sedangkan Januari 2016 hingga awal Februari 2016 ada 89 kasus DBD. “Bulan ini terjadi peningkatan hampir dua kali lipat. Hanya saja belum ada pengumuman kejadian luar biasa (KLB),” kata Direktur RSUD Ungaran dr Setya Pinardi, Kamis (4/2).

Beberapa pasien sudah dirujuk ke rumah sakit di Kota Semarang. Hal itu disebabkan kondisi pasien mengalami demam cukup tinggi. Di samping itu, dr Pinardi memaparkan, kapasitas tempat tidur pasien di RSUD Ungaran saat ini hanya 187 buah. Walaupun ada keterbatasan kamar serta tempat tidur pasien, pihaknya menyatakan siap mengantisipasi bilamana Pemkab Semarang menyatakan KLB DBD. “RSUD Ungaran hanya berkapasitas 187 tempat tidur, kalau penuh ya kebijakannya pasien harus dirujuk ke rumah sakit yang masih ada tempat tidur kosong,” imbuhnya.

Suratmi (40), ibu dari Maria Anastasia (10) salah satu pasien DBD yang dirawat di RSUD Ungaran menerangkan, anaknya yang bersekolah di SDN Beji Ungaran Timur tersebut harus menjalani perawatan karena demam tinggi. “Baru sehari dirawat di sini. Setahu saya di Beji sudah banyak yang kena DBD,” terangnya. Orang tua pasien Diki Dwi Pristian (3), Septi Eni (29) warga Kalongan, Ungaran Timur menambahkan, kondisi anaknya yang terindikasi terkena DBD sudah berangsur membaik setelah melakukan transfusi darah. “Ini sudah membaik setelah dirawat lima hari. Kepastian DBD diketahui usai pemeriksaan darah di laboratorium,” tandasnya. (suaramerdeka)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates | ReDesign by PKS Kab.Semarang