Menanamkan Nilai Antikorupsi Melalui Lomba Pidato

Sebanyak 65 siswa perwakilan sekolah di Kabupaten Semarang, Kamis (4/12) pagi kemarin beradu argumn dengan berpidato di SMK Negeri 1 Bawen. Materi pidato yang disampaikan harus bertemakan anti korupsi. Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang bersama Kejaksaan Negeri Ambarawa.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ambarawa, Sila H. Pulungan mengatakan, lomba pidato pelajar tingkat Kabupaten Semarang diselenggarakan sebagai salah satu kampanye anti korupsi dalam memperingati hari anti korupsi. Tujuannya agar sejak dini para siswa dapat ikut serta dalam pemberantasan korupsi. “Selain melakukan penindakan, kami juga melakukan langkah pencegahan korupsi dengan sosialisasi. Salah satunya menggelar kegiatan seperti itu,” kata Sila.

Menurut Sila, pelajar sebagai generasi penerus bangsa ini harus ditanamkan nilai – nilai pendidikan anti korupsi. Sehingga ke depannya, para siswa memiliki kepribadian unggul yang siap melawan korupsi. “Kalau mereka sudah memahami, harapannya kelak nanti mereka tidak akan melalukannya,” ungkap Sila

Salah seorang finalis lomba pidato dari MA Nurul Islam, Muh Fatahilah Rohani, menuturkan, pelajar adalah agen perubahan dan kedepannya memimpin bangsa dan negara ini. Sehingga harus ada perubahan yang dimulai sejak dini. Menurutnya, perubahan itu bukan dari mana-mana, tapi dari diri kita sendiri.

Sedangkan perwakilan dari SMA 1 Ungaran, Ridha Nur Armina menyampaikan bahwa peningkatan kinerja aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi akan dapat membuat ecek jera bagi pelaku. “Tetapi lebih penting adalah kesadaran anti korupsi dari diri kita sendiri dan lingkungan terdekat kita. Sikap disiplin pada diri sendiri menjadi kunci pemberantasan korupsi,” ungkap siswa kelas XII itu. (radarsemarang)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates | ReDesign by PKS Kab.Semarang