Kontras Umumkan Caleg Bersih

SEMARANG – Sekitar 62 calon legislatif ditelusuri jejak rekamnya oleh Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras). Enam di antaranya merupakan caleg asal Jawa Tengah.

Enam caleg tersebut ialah Raharja W Jati (PDIP), Hadi Santoso (PKS), Abdul Aziz (PPP), Lailatul Qadariah (PKB), Wahyudin Noor Aly (PAN), dan Ninik Jumoenita (PDIP). Kontras mempublikasikan namanama mereka di website bersih2014. net.

Aktivis Kontras, Putri Kanesia mengatakan, publikasi tersebut merupakan bagian dari program Bersih 2014. ’’Kami ingin membantu masyarakat mengidentifikasi caleg yang layak dipilih pada pemilu,’’ katanya, pada diskusi Caleg Bersih 2014 di Fakultas Ilmu Budaya, Kampus Pleburan, Jumat (14/3) malam.

Program tersebut dilandasi fenomena politisi di Pemilu 2009 yang didominasi mereka yang tidak memiliki komitmen dalam empat hal. Yakni pemberantasan korupsi, membela dan menegakkan hak asasi manusia, peduli pada persoalan lingkungan serta pembelaan hak-hak perempuan.

Absennya keberpihakan DPR atas persoalan utama masyarakat, ditambah kasuskasus korupsi yang menjerat anggota DPR, membuat kepercayaan publik terhadap lembaga- lembaga politik semakin rendah. ’’Situasi yang buruk ini harus diselamatkan, terutama agar kepercayaan publik terhadap lembaga politik tidak semakin terpuruk,’’katanya.

Tujuan utama dari Bersih 2014 adalah mengembalikan kepercayaan terhadap demokrasi dan politik. Lembaga politik hanya bisa mendapatkan kembali kepercayaan publik bila mampu memberikan harapan dan mewujudkan semua janji janji secara konsisten.

Oleh karena itu, yang akan dilakukan oleh Bersih2014 adalah mengidentifikasi para kandidat yang bisa memberi harapan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga politik, khususnya parlemen, baik DPR maupun DPRD.

’’Para kandidat yang memiliki prospek positif ini juga akan diikat melalui komitmen dan janji terbuka yang akan mengikat mereka selama menjadi anggota DPR/DPRD kelak,’’ jelas Putri. Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen Rofiudin, dalam diskusi tersebut mengatakan, absennya wakil rakyat pada persoalan utama rakyat juga terjadi di DPRD Jateng.

Anggota Dewan tidak kedengaran suaranya dalam membela kasus kasus buruh dan isu upah layak, serta keresahan rakyat Batang atas pembangunan PLTU. ’’Di sisi lain, beberapa di antara mereka terjerat kasus korupsi dan terindikasi memainkan dana aspirasi,’’ katanya.(antikorupsijateng.wordpress.com)

Sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/03/16/255744/Kontras-Umumkan-Caleg-Bersih

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates | ReDesign by PKS Kab.Semarang