Inspirasi Pengusaha Muda


 


JAKARTA - Berkat sang nenek yang mengajarkan cara membuat selai, Fraser Doherty berinspirasi membuatnya secara masif dan menjualnya. Tapi siapa sangka, selai produksinya ternyata sangat diminati.

Bahkan, saat ini selai tersebut bisa ditemui di supermarket-supermarket di mana saja di Inggris. Seperti dilansir CNBC, Rabu (20/11/2013), berikut ini entrepreneur sukses asal Inggris tersebut.

Fraser Doherty (24 tahun)
Pada umur 14 tahun, sang nenek mengajarkan Doherty cara membuat selai. Selanjutnya, remaja dari Edinburgh, Skotlandia ini mulai membuat dan menjual selai produksinya tersebut.

Dia memulai dari level bawah, yakni menjual selainya secara door to door di lingkungannya dan di pasar. Tak disangka, lebih dari 1.000 botol selai yang diproduksi di dapur rumahnya terjual tiap minggunya.

Tapi, usahanya tersebut sempat menemui hambatan. Pasalnya, selai produksinya dinilai tidak sehat karena terlalu banyak mengandung gula dan zat adiktif lainnya.

Selanjutnya dia mengembangkan resep selainya sendiri, tapi kali ini mengandalkan buah dan sarinya.

Sekarang, produknya, SuperJam, dijual di mayoritas supermarket di Inggris. Doherty pun menyabet penghargaan "Global Student Entrepreneur of The Year". Dan pastinya, dia juga menjual jutaan botol selainya.

Jules Quinn (25 tahun)
Sebagai warga London, Quinn sangat mahir meracik teh. Setelah banyak berkunjung ke sejumlah toko, dia tidak puas dengan kualitas teh yang ditawarkan.

Dia pun terinspirasi untuk memproduksi teh dengan kualitas tinggi. Setelah tugas akhirnya selesai, wanita yang kuliah di Nothumbria University dan mengambil jurusan fashion marketing ini berusaha mewujudkan idenya.

Dia merumuskan rencana bisnisnya, dan mengumpulkan modal sampai 6.000 poundsterling.

Akhinya, TeaShed resmi dilanching pada Mei 2011, dan sekarang telah dijual di ritel-ritel di seluruh Inggris. Quinn juga sudah mengekspor produknya, tapi ambisinya tidak terhenti di sana.

Setelah membuka gerai di Newcastle pada awal tahun ini, yakni gerai yang juga menjual makanan selain teh, dia bercita-cita membuka gerai di seluruh Inggris. Paling tidak, dia memilik satu gerai di tiap kira di Inggris pada 2018. (wdi) 


Di tengah ketatnya persaingan bisnis dan pasar tenaga kerja, sejumlah anak muda di Inggris berhasil mengembangkan bisnisnya sendiri.

Bahkan, mereka mulai mengembangkan bisnisnya di usia belasan tahun. Seperti dilansir CNBC, Rabu (20/11/2013), berikut ini entrepreneur sukses asal Inggris yang berusia di bawah 30 tahun.

Jamal Edwards (23 tahun)

Edwards memulai bisnis musik online dan entertainment channel SB.TV saat usianya baru 16 tahun. SB.TV yang fokus ke freestyle rap video saar ini sudah diunggah lebih dari 360 ribu kali di Youtube. Videonya juga sudah dilihat lebih dari 150 juta kali.

Pada Oktober lalu, perusahaannya menggandeng private equity asal London, Miroma Ventures. Saat ini, nilai SB.TV saat ini mencapai 8 juta euro atau USD12,8 juta.

Melissa Morris (27 tahun)

Dengan menjadi former management consultant di McKinsey & Co, Morris menemukan dan meluncurkan Network Locum pada tahun 2012.

Website tersebut memuat jadwal praktik dokter di Inggris. Situs ini pun menghubungkan langsung masyarakat dengan kebutuhannya. Situs ini pun langsung menjadi yang terpopuler. Sekarang, 800 jadwal praktik dokter dan 1.500 locum di Inggris sudah bergabung di situs ini. Pada pada bulan lalu, Network Locum berekspansi memuat host job untuk suster. (wdi)


okezone.com

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates | ReDesign by PKS Kab.Semarang