Panduan Yaum Ma'al Qur'an

PETUNJUK TEKNIS
YAUM MA’AL QUR’AN SEBAGAI SARANA PENINGAKATAN KUALITAS DIRI DAN DAKWAH JAMAHIRIYAH
Tema
“RAMADHAN BULAN IBADAH DAN DAKWAH”
بسم الله الرحمن الرحيم
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَى عَبْدِهِ الْكِتَابَ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًاوالصلاة والسلام على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه صلاة وسلاما كثيرا (أما بعد)
Salah satu keistemawaan bulan Ramadhan sering disebut sebagai bulan Al Qur’an. Kaum muslimin secara umum berinteraksi dengan Al Qur’an di bulan Ramadhan lebih baik dan lebih intensif dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.
Kondisi inilah yang sepatutnya dilihat oleh para aktifis dakwah sebagai kesempatan istimewa untuk memperkenalkan dan mengajarkan nilai-nilai dan ajaran Islam dengan lebih leluasa dan lebih bersemangat.
Program Yaum Ma’al Qur’an yang telah berlangsung di bulan Ramadhan yang lalu sepertinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkenalkan dakwah ini kepada masyarakat.
Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Program ini dapat diselenggarakan dengan teknis berikut ini:
1.      Pelaksana
Program ini dapat dilaksanakan oleh seluruh level Struktur Tarbiyah, mulai dari :
a.       Halaqah/usrah
b.      Pengurus Ranting (DPRa)
c.       Pengurus Cabang (DPC)
d.      Pengurus Daerah (DPD)
e.       Pengurus Wilayah (DPW)
f.       Pengurus Pusat (DPP)
g.      Dan lembaga-lembaga dakwah lainnya.


2.      Peserta
Peserta kegiatan ini adalah kader anggota halaqah/usrah atau pengurus (bersifat mengikat) dan mengajak masyarakat umum untuk menjadi peserta sehingga minimal berjumlah 30 (tiga puluh orang)
3.      Waktu Pelaksanaan
Kegiatan ini dilaksanakan selama sehari semalam. Dimulai dari shalat isya’ dan tarawih berjama’ah kemudian diakhiri dengan ifthar jama’iy/buka bersama.

4.      Tempat Pelaksanaan
Kegiatan ini dilaksanakan di masjid atau mushalla yang dapat diakses oleh kader, mampu menampung seluruh jamaah yang menjadi peserta program ini, serta kondusif untuk kegiatan ibadah, tilawah, dzikir dan taklim

5.      Panitia Pelaksana
Kepanitian kegiatan ini menyesuaikan kebutuhan, yang mencakup:
1.      Ketua
2.      Sekertaris
3.      Bendahara
4.      Sie Acara
5.      Mentor Tahsin Tilawah
6.      Sie konsumsi dan perlengkapan

6.      Perlengkapan
1.      Perlengkapan shalat
2.      Mushaf Al Qur’an
3.      Konsumsi sahur dan buka

7.      Susunan Acara
1.      Shalat Isya’ dan Tarawih berjamaah, sesuai dengan kebiasaan pelaksanaannya di tempat itu
2.      Tadarrus berkelompok @ 5 sampai 7 orang
3.      Istirahat
4.      Qiyamullail
5.      Sahur
6.      Istighfar 100 x
7.      Shalat shubuh, zikir, dan Ta’lim Qur’aniy ba’da shubuh sampai syuruq (shalat syuruq)
8.      Istirahat/tilawah pribadi
9.      Tilawah Pribadi
10.  Tadarus Kelompok (Tahsin Tilawah)
11.  Tilawah Pribadi
12.  Shalat Zhuhur dan Kajian ba’da  Zhuhur
13.  Istirahat/tilawh pribadi
14.  Shalat Ashar
15.  Khatmul Qur’an, masing-masing peserta membaca 1 Juz
16.  Doa Khatmul Qur’an
17.  Ifthar jama’iy
18.  Penutupan

8.      Dana
Pendanaan kegiatan ini bersifat mandiri dan memaksimalkan semangat bersedekah di bulan Ramadhan

9.      Keterangan
1.      Kegiatan ini dimutabaah dan dilaporkan oleh struktur terdekat
2.      Kegiatan ini dapat dilaksanakan lebih dari satu kali selama bulan Ramadhan oleh setiap kelompok pelaksanan di tempat yang sama atau berbeda
3.      Jika dilakukan oleh akhwat, waktu dan susunan acara dapat  disesuaikan yaitu dimulai dari shalat shubuh berjamaah atau dhuha  sampai ifthar jama’iy, dengan memprioritaskan Khatmul Qur’an sebagai acara puncaknya
4.      Lajnah Manhaj dan Al Qu’an menerbitkan doa Khatmul Qur’an

Demikian juknis ini disampaikan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan dakwah kita di bulan Ramadhan ini.
Jazakumullah atas perhatian dan kerjasama kader semua. Semoga Allah SWT memudahkan dan membantu kita semua dalam ketenangan dzikr, kemudahan bersyukur dan indahnya beribadah.

Jakarta, Sya’ban 1432 H
Bidang Kaderisasi DPP PKS


 Maha benar Allah yang Maha Agung, dan RosulNya Nabi yang mulia dan kami bersaksi atas kebenaran hal tersebut. Ya Rabb kami, terimalah amalan kami, karena sesunggguhnya Engkau maha mendengar dan maha mengetahui.
Ya Allah anugerahkanlah kpd kami kenikmatan/kemanisan bagi tiap2 hurup dari Al Qur’an, dan balasan bagi tiap2 juz dari Al Qur’an. Ya Allah jadikanlah hurup alif sebagai kelembutan, hurup ba barokah, ta taubah, tsa pahala, jim kecantikan, ha hikmah, kha kebaikan, dal dalil/petunjuk, dza kecerdasan, ra rahmah, za kesucian, sin kebahagiaan, syin syifaa/obat, shad kebenaran, dho cahaya, tho ketenangan (?), dzo keluasan, `ain ilmu, gho kekayaan, fa kemenangan, qo kedekatan, qaf kemuliaan, lam kelembutan, mim nasehat, nun cahaya, wa wushlah/sarana (?), ha petunjuk, ya keyakinan.
Yaa Allah berikanlah kami manfaat dengan Al Qur’an yang agung dan tinggikanlah derajat kami dengan ayat2nya dan terimalah bacaan kami dan maafkanlah segala kesalahan, kelupaan, perubahan kalimat dari tempatnya, mengawalkan atau mengkahirkan, penambahan atau pengurangan, penafsiran yang tidak sesuai denga apa yang Engkau turunkan, keraguan atau sahwun (?), sui ilhanin(?), dan terburu2 ketika tilawah, kemalasan atau kesesatan lidah, waqof (berhenti) bukan pada tempatnya, mengidghomkan (mendengungkan bacaan) yang bukan idghom, mengidzharkan (bacaan tanpa dengung) yang bukan idzhar, madd (memanjangkan bacaan), mentasydid, hamzah, atau sukun, i’rab yang bukan pada tempatnya, atau kurangnya rasa cinta dan senang terhadap ayat2 yang memeberii berita gembira, dan kurangnya rasa takut ketika membaca ayat2 ancaman, maka ampunilah kami ya Allah, dan jadikanlah kami sebagai oarang yang syahid.
Ya Allah terangilah hati kami dengan Al Qur’an, dan hiasilah akhlak kami dengan Al Qur’an, jauhkanlah kami dari api neraka dengan Al Qur’an, masukkanlah kami ke surgamu dengan Al Qur’an. Jadikanlah Al Qur’an sebagai teman di dunia, di dalam kubur sebagai penerang/teman , cahaya di atas titian (shirath), dan teman di dalam surga, dan penghalang dan hijab dari api neraka, sebagai petunjuk untuk segala kebaikan dan tetapkanlah kami dlm kesempurnaan , anugrahkan kepada kami kemudahan dlm mengamalkan Al Qur’an dgn hati dan lisan, senantiasa cinta kpd kebaikan, kebahagiaan, kegembiraan atau keindahan iman. Dan sholawat dan salam yg senantiasa tercurah kpd junjungan Nabi Besar Muhammad SAW dan para sahabat atas kebaikan akhlaq dan kelembutan budi pekertinya di atas cahaya arsy.
Amien yaa Rabbal ‘Alamien.









0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates | ReDesign by PKS Kab.Semarang